Beramal Shalih Untuk Tujuan Dunia

oleh: admin - 2023-07-07 16:05:24 | Dilihat 498 kali

Beramal Shalih Untuk Tujuan Dunia

Hukum melakukan ketaatan untuk tujuan maslahat duniawi:

Siapa yang melakukan ketaatan hanya untuk tujuan dunia semata, maka ia tak dapat apa-apa di sisi Allah. Sedekah agar sembuh, membaca Al-Baqarah agar bisa menikah, puasa untuk diet, berjihad untuk ghanimah, haji untuk dagang, dll.

Namun siapa yang meniatkan beramal salih untuk mencari wajah Allah dan kebaikan negeri akhirat, namun menjadikan niat mendapat maslahat dunia sebagai pengikut, bukan niat utama & asalnya, maka yang seperti ini tak mengapa.

Allah Ta'ala berfirman,

(مَن كَانَ یُرِیدُ ٱلۡحَیَوٰةَ ٱلدُّنۡیَا وَزِینَتَهَا نُوَفِّ إِلَیۡهِمۡ أَعۡمَـٰلَهُمۡ فِیهَا وَهُمۡ فِیهَا لَا یُبۡخَسُونَ ۝  أُو۟لَـٰۤىِٕكَ ٱلَّذِینَ لَیۡسَ لَهُمۡ فِی ٱلۡـَٔاخِرَةِ إِلَّا ٱلنَّارُۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا۟ فِیهَا وَبَـٰطِلࣱ مَّا كَانُوا۟ یَعۡمَلُونَ)

"Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, pasti Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan." (QS Hud : 15 - 16)

‏حكم فعل الطاعات لأجل المصلحةالدنيوية 

من فعل الطاعات بقصد الثمرات الدنيوية فقط:فليس له عند الله نصيب(يتصدق للشفاء،تقرأ البقرة للزواج،يصوم للحمية ، يجاهد للغنيمة،يحج للتجارة..)
وأما من نوى وجه الله والدار الآخرة وجعل الفوائد الدنيوية تبعاً وضمناً  لا أصلاً وأساساً: فلا حرج عليه.

‏قال تعالى:﴿مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ *أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ إِلَّا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِل مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ﴾ [هود: 15- 16]

Syaikh Prof. Dr. Sulthan at Tubaisyi
@Dr_Altubeshi
30/11/2020