Ciri Parfum Wanita (Perbedaan Parfum Pria & Wanita)

oleh: admin - 2023-07-10 09:37:38 | Dilihat 2205 kali

Ciri Parfum Wanita

(Perbedaan Parfum Pria & Wanita)

وعن أبي هريرةَ قال 
قال رسولُ الله طِيبُ الرِّجالِ ما ظَهَرَ رِيحُهُ ، وخَفِيَ لَوْنُهُ ، وطِيبُ النِّساءِ ما ظَهَرَ لَوْنُهُ ، وخَفِيَ رِيحُهُ

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Parfum laki-laki itu baunya nampak sementara warnanya tidak, dan parfum wanita itu warnanya nampak sementara baunya tidak." (HR An-Nasai, no. 5117)

_Husnul uswah bima tsabata minallah wa rasulih fin niswah, hadits ke-14_

 *◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉*

Seringkali parfum diidentikkan dengan kemewahan, keanggunan, kecantikan, ketampanan, dan hal-hal eksklusif lainnya. Tidak salah memang, namun Islam dengan kesempurnaannya telah mengatur ummatnya dalam penggunaan parfum, khususnya wanita.

Syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah menjelaskan tentang hadits di atas,

للمرأة أن تتطيب في غير بيتها بما ظهر لونه وخفي ريحه كالورد والياسمين

“Boleh bagi wanita untuk menggunakan parfum di luar rumahnya dengan parfum yang nampak warnanya namun samar wanginya, seperti warad dan yasmin.” (Syarah Syifa’ul Alil, 6/48)

Kenapa harus demikian? Karena kalau wanita memakai parfum yg menyengat, atau semerbak wanginya, dan tercium oleh kaum lelaki.. Tercatat baginya di sisi Allah sebagai seorang pezina. Wal'iyyadzubillah. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أيُّما امرأةٍ استعطرتْ ثُمَّ خَرَجَتْ ، فمرَّتْ علَى قومٍ ليجِدُوا ريَحها فهِيَ زانيةٌ ، وكُلُّ عينٍ زانيةٌ

“Wanita mana saja yang memakai wewangian lalu ia keluar dan melewati para lelaki sehingga tercium sebagian dari wanginya tersebut, maka ia adalah seorang pezina. Dan setiap mata yang melihatnya juga pezina.” (HR Abu Daud, no. 4173 dan Tirmidzi, no. 2786)

Tapi bukankah parfum yang menarik perhatian serta simpati orang lain, jauh lebih baik dibanding orang lain mencium aroma keringat kita?
Benar sekali. Dan disitulah syariat menjaga dri fitnah yg lebih besar. Yakni tergodanya lawan jenis (laki-laki) dengan parfum wanita.
Silakan wanita memakai parfum, tapi hanya diperuntukkan bagi yang halal baginya. Seperti suami atau mahramnya yang lain.

Kesimpulannya, wanita boleh memakai parfum jika :

  1. Di dalam rumah & tidak ada lelaki non mahram, alias untuk menyenangkan suaminya saja.
  2. Di luar rumah, namun tidak wangi hanya menghilangkan bau badan seperti deodorant dll.

Ustadz Rosyid Abu Rosyidah