Kapankah Tayammum Disyari’atkan?

oleh: admin - 2023-07-03 08:47:58 | Dilihat 306 kali

Kapankah Tayammum Disyari’atkan?

1. Jika tidak ada air, baik ketika dalam perjalanan (safar) atau ketika di rumah (mukim);

2. Jika penggunaan air dikhawatirkan memperparah suatu penyakit atau sejenisnya. Allah berfirman,

﴿ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا ﴾

“Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah.” (QS Al-Maidah : 6)

(Fiqhus Sunnah lin Nisa’, hal. 59)

Jangan lupa like, komen, dan share