Mewarnai Kuku Kaki dan Tangan adalah Sunnah yang Terlupakan

oleh: admin - 2023-07-04 10:46:34 | Dilihat 10066 kali

Mewarnai Kuku Kaki dan Tangan adalah Sunnah yang Terlupakan

(Seruan bagi wanita untuk mewarnai kuku kaki dan tangan)

Aisyah -radhiyallahu ‘anha- menceritakan,

أَوْمَتِ امْرَأَةٌ مِنْ وَرَاءِ سِتْرٍ بِيَدِهَا كِتَابَ اللهِ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَقَبَضَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَدَهُ فَقَالَ: مَا أَدْرِىْ أَيَدَ رَجُلٍ أَمْ يَدَ امْرَأَةٍ قَالَتْ: بَلِ امْرَأَةٌ قَالَ: لَوْ كُنْتِ امْرَأَةً لَغَيَّرْتِ أَظَافِرَكَ يَعْنِي بِالْحِنَّاءِ

“Ada seorang wanita yang memberikan Kitabullah dengan tangannya kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dari balik tirai.

Lalu, Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- memegang tangannya dan berkata; Saya tidak mengetahui apakah ini tangan laki-laki atau tangan wanita?

Ia menjawab; Bahkan tangan wanita. Maka beliau -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda; Kalau kamu wanita, seharusnya kamu ubah kuku-kukumu, yakni dengan inai (pacar)”.

(HR. Abu Daud No. 4166 dan an-Nasa'i No. 5089)

(Al-Arba’un an-Nisa’iyyah, Hadits ke-38)

◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉

Sangat disayangkan di era modern sekarang ini banyak wanita yang mulai meninggalkan inai sebagai pewarna kuku lalu menggantinya dengan kuku panjang serta kuteks yang lebih mirip dengan wanita-wanita kafir, padahal sejak dulu Islam telah memandang inai bagi wanita adalah sunnah.

Syaikh bin Baz -rahimahullah- menegaskan dalam fatwanya,

لا شك أن تغيير يديها بالحناء مستحب

“Tidak diragukan lagi bahwa mewarnai tangan bagi wanita dengan henna itu hukumnya mustahab (sunnah)”.

Lalu, beliau -rahimahullah- menjelaskan alasannya,

لأنه جاء في هذا أحاديث ولأنه من السنة المعلومة بين النساء والمعروفة في عهد النبي ﷺ وبعده تغيير اليدين بالحناء هو أمر معلوم، وهو الأولى في حق المرأة

“Sebab terdapat dalam beberapa hadits (yang shahih) bahwa mewarnai tangan dengan henna adalah kebiasaan yang umum diketahui oleh para wanita dan sudah umum diketahui pada zaman Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-, juga zaman setelahnya. Maka memakai henna bagi wanita itu lebih baik dan lebih utama”.

(Fatawa Nur ‘ala ad-Darb, https://www.binbaz.org.sa/noor/7)

Syaikh Shalih al-Fauzan -hafizhahullah- juga menambahkan alasan lainnya,

لا بأس بعمل الخضاب للنساء في أرجلهن وأيديهن على أي وجهٍ نقشًا كان أو غيره، لأنهن مطلوب منهن التزين لأزواجهن

“Tidak mengapa menggunakan henna bagi wanita di kaki-kaki mereka dan di tangan-tangan mereka dengan bentuk dan corak apa pun. Sebab memang wanita itu dituntut untuk berhias di hadapan suami mereka”.

(Sumber: http://ar.islamway.net/fatwa/9981)

Oleh karena itu, mari kita syiarkan kembali sunnahnya mewarnai kuku dan tangan bagi wanita. Semoga Allah beri taufik pada kita semua.

– Ustadz Rosyid Abu Rosyidah -hafizhahullah- –⁣⁣
⁣⁣
Jangan lupa like dan share ya!⁣⁣⁣⁣⁣