Tanggung Jawab Orangtua Dalam Mendidik Anak

oleh: admin - 2023-07-10 09:28:11 | Dilihat 990 kali

Tanggung Jawab Orangtua Dalam Mendidik Anak

(Orangtua Harus Sadar Bahwa Sang Anak Juga memiliki Hak Atas Orangtuanya)

عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ
أَلَا كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ فَالْأَمِيرُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ بَعْلِهَا وَوَلَدِهِ وَهِيَ مَسْئُولَةٌ عَنْهُمْ وَالْعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُ أَلَا فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Dari Ibnu Umar dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: “Ketahuilah, setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya. Seorang pemimpin yang memimpin manusia akan bertanggung jawab atas rakyatnya, seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya, dan dia bertanggung jawab atas mereka semua, seorang wanita juga pemimpin atas rumah suaminya dan anak-anaknya, dan dia bertanggung jawab atas mereka semua, seorang budak adalah pemimpin atas harta tuannya, dan dia bertanggung jawab atas harta tersebut. Setiap kalian adalah pemimpin dan akan bertanggung jawab atas kepemimpinannya.” (HR Bukhari, no. 6605, Muslim 3408)
 
_Al-Arba'unal Jiyad fi Tarbiyatil Awlad, hadits ke-2_

 *◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉*

Hadits di atas tidak hanya ditujukan kepada bapak saja atau ibu saja, karena keduanya adalah satu kesatuan yang memiliki tanggung jawab atas anak-anaknya. Sungguh, tanggung jawab itu bukan sebatas materi berupa makanan dan tempat tinggal saja, kelak di hari kiamat orangtua juga akan ditanya tentang pendidikan anak yang merupakan Amanah besar bagi keduanya.

Hadits di atas juga menjadi tamparan bagi para orangtua untuk menyadari bahwa sang anak pun memiliki hak pada diri orangtuanya, sehingga anak pun berhak untuk menagih ‘sesuatu’ kepada orangtuanya, seperti pendidikan yang layak sesuai kemampuan, kebersamaan orangtua dalam mendidik, contoh dan perhatian dalam Pendidikan, dll.

Para Ulama mengatakan, 

أنَّ اللَّهَ سُبْحانَهُ يَسْأل الوالِدَ عَنْ ولَدِهِ يَوْمَ القِيامَةِ قَبْل أنْ يَسْأل الوَلَدَ عَنْ والِدِهِ

"Sejatinya Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan bertanya kepada orangtua tentang anaknya, sebelum bertanya kepada anak tentang bapaknya." (Tuhfatul Maudud, hal. 229)

Misalnya tentang pendidikan Shalat dan Tilawah Al-Quran, maka kelak Allah akan bertanya dulu kepada kita “Mengapa tidak mengajarkannya kepada anak?”, sebelum bertanya kepada anak kita “Mengapa tidak Shalat dan Tilawah Al-Quran?”, bayangkan jika kita tidak mengajarkannya dan anak pun menyalahkan kita, alangkah berat hisab yang menanti kelak.

Sekali lagi jangan lupa, sebagaimana orangtua memiliki hak atas anaknya, begitupula anak memiliki hak atas orangtuanya.

Ustadz Rosyid Abu Rosyidah